Uncategorized

Tanpa Sekat, TNI-Polri, Warga, dan PT Amman Kompak Perbaiki Jalan di Sekongkang

Sumbawa Barat, LenteraNTB.com — Di tengah derasnya arus modernisasi, semangat gotong royong ternyata belum luntur. Hal ini tampak nyata di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, ketika aparat TNI-Polri, pemerintah desa dan kecamatan, masyarakat, serta perusahaan swasta PT Amman bergandengan tangan memperbaiki jalan rusak yang telah lama menjadi keluhan warga.

Aksi bersama ini bukan sekadar kegiatan kerja bakti biasa. Ia menjadi simbol kuat dari kolaborasi lintas sektor, antara aparat keamanan, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, yang menyatukan tenaga dan niat untuk kepentingan bersama.

Kapolsek Sekongkang, IPDA Herman, S.H., M.M.Inov., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa kerusakan jalan di wilayah itu telah lama mengganggu aktivitas warga, mulai dari transportasi hasil pertanian hingga akses anak sekolah.

“Langkah cepat ini kami ambil karena jalan ini adalah akses utama bagi masyarakat. Jika dibiarkan, bisa berdampak besar terhadap mobilitas dan keselamatan warga,” ujarnya.

Melihat urgensi tersebut, TNI-Polri bersama pemerintah desa dan kecamatan sepakat untuk tidak menunggu anggaran formal semata. Mereka turun langsung bersama warga, menambal kerusakan dan memperbaiki jalur yang sudah sulit dilalui.

Yang membuat kegiatan ini istimewa adalah kehadiran berbagai elemen masyarakat secara bersamaan. Hadir Babinsa Desa Kemuning, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta PT Amman yang turut berperan sebagai pelaksana teknis dalam proses perbaikan jalan.

Kehadiran perusahaan tambang besar itu memperkuat sinergi antara sektor swasta dan masyarakat. PT Amman membawa dukungan teknis dan peralatan, sementara warga dan aparat memberikan tenaga serta semangat kebersamaan.

“Gotong royong ini lebih dari sekadar kerja bakti. Kita ingin menunjukkan bahwa membangun infrastruktur bukan hanya tugas pemerintah atau perusahaan, tapi juga tanggung jawab bersama,” tegas IPDA Herman.

Lebih dari sekadar memperbaiki jalan, kegiatan ini telah membangun sesuatu yang lebih mendasar yakni kepercayaan sosial. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa ketika semua pihak bersatu, berbagai keterbatasan bisa diatasi dengan cepat dan efektif.

Inisiatif gotong royong ini juga memberikan pelajaran penting di tengah keterbatasan anggaran dan birokrasi yang sering menjadi penghambat pembangunan.

“Langkah kecil seperti ini bisa berdampak besar jika dilakukan bersama-sama,” tambah IPDA Herman. (Dn)

Related posts

Program KSB Maju Luar Biasa Akan Dimulai 2026

TIm Redaksi

Pemda KSB Mutasi 178 Pejabat, Dorong Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

TIm Redaksi

Setelah 6 Tahun Jabat Lurah Bugis, Zulkifli Kini Dipromosi Jadi Kepala Bidang Pariwisata

TIm Redaksi

Leave a Comment