Berita Terkini

Program Mastercard Strive Dorong Penguatan UMKM Desa Banjar Lewat Pelatihan Go Digitalisasi

Sumbawa Barat, Lentera NTB — Program Mastercard Strive Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat melalui Pelatihan Soft Skill Go Digitalisasi yang digelar di Desa Banjar, Selasa, 20 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi UMKM lokal agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kesepakatan Bersama (MoU) antara Yayasan Mercy Corps Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, yang ditandatangani pada 20 November 2025.

Melalui kerja sama lintas sektor ini, Program Mastercard Strive Indonesia diarahkan untuk memperkuat ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.

Kegiatan pelatihan diikuti oleh para pelaku UMKM Desa Banjar, dengan mayoritas peserta merupakan ibu-ibu rumah tangga yang selama ini aktif mengelola berbagai produk berbahan lokal.

Produk yang dikembangkan antara lain keripik kelor, keripik pisang, hingga minuman tradisional air tebu, yang menjadi ciri khas potensi ekonomi desa setempat.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Banjar, Ahmad Suiryo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Desa Banjar memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM, khususnya berkat peran aktif kaum perempuan yang mampu mengolah bahan mentah lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

“UMKM Desa Banjar tumbuh dari kreativitas dan ketekunan ibu-ibu. Dengan dukungan pelatihan digital seperti ini, kami berharap produk lokal tidak hanya dikenal di tingkat desa, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan, peserta diminta membawa langsung produk unggulan masing-masing sebagai bahan praktik.

Mereka dibekali pemahaman dasar tentang digitalisasi usaha, mulai dari teknik promosi melalui media sosial, strategi pemasaran digital, hingga pengenalan pengelolaan transaksi non-tunai sebagai bagian dari modernisasi usaha.

Untuk memperkuat aspek pendukung usaha, KCP Bank BRI Taliwang turut hadir memberikan edukasi terkait akses permodalan, layanan pembiayaan bagi UMKM, serta pemanfaatan QRIS sebagai sistem pembayaran digital yang praktis, aman, dan efisien. Edukasi ini diharapkan mampu membuka akses UMKM terhadap layanan keuangan formal.

Sementara itu, perwakilan PKK Desa Banjar, Amina Minces, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung UMKM lokal.

Ia menegaskan bahwa dalam setiap kegiatan desa, PKK selalu mengutamakan penggunaan produk UMKM setempat tanpa melibatkan jasa katering dari luar desa.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan desa memberi manfaat langsung bagi pelaku UMKM di setiap dusun. Ini bagian dari upaya membangun ekonomi desa secara gotong royong,” katanya.

Melalui pelaksanaan Program Mastercard Strive Indonesia ini, diharapkan para pelaku UMKM Desa Banjar semakin melek digital, mampu memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Ris)

Related posts

FKPI Bangun Kesadaran Bersama, Pastikan Investasi Berdampak Nyata di Sumbawa Barat

TIm Redaksi

Pesta Demokrasi di SMPN 3 Sumbawa, Pilih Ketua OSIS Serasa Pilkada

TIm Redaksi

Perkuat Sinergi Internal, Kapolres Sumbawa Barat Ajak Personel Olahraga Bersama

TIm Redaksi

Leave a Comment