Berita Terkini

Kolaborasi Sahabat Bumi dan Bale Para Berikan Edukasi Lingkungan dan Perlindungan Anak di SDN Jorok Tiram

Sumbawa Barat, LENTERA NTB — Sahabat Bumi berkolaborasi dengan Komunitas Bale Para, Dinas Lingkungan Hidup, serta Pemerintah Desa Batuh Putih menggelar kegiatan edukasi lingkungan dan perlindungan anak di SDN Jorok Tiram. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, perlindungan diri, serta pencegahan perundungan (anti-bullying) di lingkungan sekolah. Seluruh materi dikemas dalam bentuk pelatihan interaktif dan aktivitas kreatif yang mendorong partisipasi aktif siswa.

Ketua Panitia Pelaksana, Musmulyadi Yowry, menjelaskan bahwa edukasi sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan dan kesadaran perlindungan anak.

“Anak-anak adalah agen perubahan. Jika sejak dini mereka dibekali pemahaman tentang menjaga lingkungan dan saling menghargai, maka nilai-nilai itu akan terbawa hingga dewasa,” ujar Yowry.

Sahabat Bumi yang telah bergerak di bidang lingkungan hidup sejak 2010 menggandeng Komunitas Bale Para yang fokus pada isu perempuan dan anak.

Kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Desa Batuh Putih sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam membangun kesadaran sosial dan lingkungan di masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, siswa SDN Jorok Tiram menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, mulai dari pengenalan jenis-jenis sampah, praktik pengelolaan limbah sederhana, hingga materi perlindungan diri dan pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.

Yowry menambahkan, metode penyampaian materi disesuaikan dengan usia dan karakter anak-anak agar mudah dipahami.

“Kami menggunakan pendekatan yang menyenangkan dan komunikatif supaya anak-anak tidak merasa digurui, tetapi justru terlibat aktif dan menikmati proses belajar,” katanya.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap nilai kepedulian terhadap lingkungan serta kesadaran akan pentingnya perlindungan anak dapat terus tumbuh dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi bukti bahwa upaya menciptakan perubahan positif dapat dimulai dari lingkungan pendidikan dasar. (Ris)

Related posts

Mantan Plt Ketua Golkar KSB Ditahan Terkait Skandal “Dana Siluman” Pokir DPRD NTB

TIm Redaksi

Peringati HBI ke-76, Imigrasi Resmikan Kebijakan Global Citizen of Indonesia

TIm Redaksi

Tokoh Perintis PPS Dukung Penuh Rapat Akbar Nasional di Taliwang

TIm Redaksi

Leave a Comment